TATA MEMBELI RUMAH TUA : TIPS UNTUNG MEMBELI

Jika anda ingin membeli rumah tua, maka anda mungkin gila untuk mempertimbangkan usaha ini. Saya ingat ! ada sebuah kenangan terjadi pada sepasang suami istri yang mempunyai ambisi dan semangat besar untuk  berinvestasi, namun hanya mempunyai sedikit uang. Keluarga tersebut membeli sebuah rumah tua dengan kondisi jelek dan perlu banyak perbaikan.

Hambatan yang dihadapi banyak, hingga hal-hal yang kecil sekalipun, namun masalah yang terbesar tetaplah keuangan. Untuk melakukan renovasi rumah tua memerlukan banyak biaya, mungkin bisa mendapatkannya dengan menggunakan pinjaman kredit bank. Tetapi apakah bisa ?.. Bank biasanya tidak akan menyetujui suatu aplikasi jika mempunyai resiko tinggi.

Pertanyaan besar yang perlu dijawab adalah seberapa besar uang yang diperlukan untuk memperbaiki / merenovasi rumah tua ?.. ini tidak gampang untuk dijawab. Hal-hal yang dilakukan untuk menjawab pertanyaan besar tersebut :

  1. Membuat Daftar Kerusakan. Memulai membuat daftar yang akan dikerjakan dari awal pengerjaan hingga menjadi rumah yang diinginkan. Contohnya dengan melihat kondisi yang masih bagus untuk setiap bagian atau ruangan dan perhatikan bagian-bagian mana  yang akan dilakukan perbaikan. Penghitungan jumlah dinding-dinding yang perlu diperbaiki untuk setiap ruangan,penentuan jumlah pintu,jendela kayu ataupun kunci yang rusak, dan lain-lainnya.Perhatikan lantai bagian mana yang perlu dibongkar untuk memasang lantai (keramik ) baru. Untuk furnitur-furnitur yang cukup mahal perlu dihitung pengeluarannya, dan tidak lupa untuk menghitung juga kebutuhan perbaikan instalasi listrik, pipa saluran air bersih serta pipa saluran air kotor. Pe-manfaat-an nilai ekonomis suatu barang mutlak untuk dilakukan, dengan mencoba membeli peralatan yang user frendly. Misalnya dengan memilih membeli keramik untuk lantai baru, dari pada memilih untuk memasang granit untuk lantai yang tentunya harga granit lebih mahal dari keramik.
  2. Menyediakan Waktu. Karena keterbatasan dana untuk mengerjakan renovasi rumah, perlu waktu lebih untuk pengawasan dan pelaksanaannya. Jika perhatian berkurang, maka waktu pengerjaan akan bertambah, sehingga resiko kerusakan akan menjadi lebih besar. Contohnya bila pengerjaan perbaikan kebocoran saluran air ditunda maka akan mengakibatkan dinding rumah menjadi lembab yang tadinya kering, jika keadaan ini terjadi tentunya akan mengeluarkan biaya ekstra untuk menanggulangi dinding yang lembab tersebut.
  3. Update Pengetahuan. Berdiskusi dengan yang lebih berpengalaman merupakan hal penting dilakukan, karena setiap permasalahan mempunyai solusi tersendiri untuk menanggulangi resiko yang ada. Dengan menanyakan kejutan-kejutan yang terjadi kepada yang lebih berpengalaman diperlukan. Mempertanyakan solusi-solusi permasalahan, sehingga daftar perbaikan dapat dikerjakan dengan baik. Kerusakan-kerusakan karena rayap, kerusakan struktural bangunan, kerusakan atap, saluran air bersih, saluran air kotor, septiktank tidak lupa dari daftar perbaikan.
  4. Membuat Daftar Material. Keperluan material untuk merenovasi rumah memrlukan item yang ratusan, sangat penting bahwa untuk tidak kehilangan item yang dibutuhkan. Untuk membuat ruangan atau kamar baru dengan memikirkan hal-hal sederhana seperti saklar, stop kontak dan tidak lupa memikirkan MCB (sekring) listrik. Memperhitungkan aksesories kebutuhan pribadi, dengan memperhatikan instalasi nantinya yang berkaitan denga air bersih dan kotor, contohnya kran air ataupun klosed.
  5. Penggunaan Tenaga Profesional. Dengan tidak mengambil resiko untuk memasang / meng-instal barang-barang canggih seperti wheater heather ataupun barang lainnya dengan hanya menggunakan tenaga non profesional.

Hal-hal yang dituliskan perlu diteliti dengan serius, sebelum melakukan keputusan besar dengan melakukan pembelian Rumah Tua. Seperti kenangan pasangan suami-istri yang mempunyai ambisi dan semangat besar diatas, untuk mendapatkan ke-untung-an membeli rumah tua daripada membeli rumah dengan developer. Anda tertari melakukannya ?… jika perlu edvise ( bantuan ) TATA FURNITURE siap membantu anda.

JANGAN LUPA… KOMENTARNYA YA !!!!!….

Komentar ditutup.

  • TATA MATERIAL

    HPL, Melamik, Tacon, Engsel, Hendel, Supercon, Lem, Wallpaper, Paku, Skrup, Mur, Baut, Kompresor, Jigsaw, Playwood, Multiplek, Blokboard, Playwood Jati, Playwood Sungkai, Playwood Mahoni, Venner, Lem Pitih, Vynil, Parquet, Marmer, Jati, sungkai, Granit, Hardener, Sending, Batu Bata, Semen, Besi, Pasir, Cat, Kabel, Pipa Listrik, Pipa Air, Stop Kontak, Saklar, Roda, Kaca, Cermin, Sandblast.

  • TATA DESAIN

    Desain Apartment, Desain Interior Apartemen, Desain Interior Rumah, Desain Rumah Tinggal, Desain Kantor Minimalist, Desain Contenporer, Desain Minimalis Modren, Desain Modren, Desain Kontenporer Modren,Desain Klasik, Desain Tradisional, Desain 3 Dimensi, Desain Denah, Desain Layout Rumah, Desain Apartemen Kecil, Desain Rumah Mungil, Desain Minimalist Rumah, Desain Apartemen Mewah

  • TATA BANGUN DAN INTERIOR

  • TATA FURNITURE

    Kitchen Set, Aksesoris, Wardrobe, Credenza, Tempat Tidur, Furniture, Lemari Pakaian, Tempat Tidur Anak, Lemari Gantung, Dapur, Entertain Uni,t Lemari Wastavel, Meja Makan, Booth, Engsel, Hendel, Stainless Steel, Desain, Interior, Rel, Minimalis, Modren, Deco, Klasik, Melamik, Duco, HPL, Dapur, Ruang Makan, Tamu, Apartemen, Dining Room Coffe Table, Sofa.

  • Stats

    • 411,597 hits
  • Saudara Kita

%d blogger menyukai ini: